Mungkin kalian akan berpikir :
Menurut kalian beberapa skill yang harus dimiliki oleh seorang programmer yaitu logika, algoritma, dan matematika. Ternyata bukan hanya itu saja yang harus dimiliki oleh seorang Proggrammer.
Memang, pada saat kuliah di jurusan TI atauapun SI kita akan belajar banyak sekali tentang matematika, logika, dan algoritma.
Namun, bukan hanya itu saja yang dibutuhkan untuk mempelajari tekonlogi tertentu. Nah, yang akan saya bahas ini adalah skill-skill yang harus dimiliki proggrammer untuk belajar teknologi apapun di dunia IT.
Ok, Pertama kita tinjau terlebih dahulu visualisasi berikut ini.
Gambar di atas adalah sebuah visualisasi teknologi apa saja yang harus dipelajari oleh programmer untuk menjadi web developer (back-end).
Ada banyak sekali macam - macam teknologi yang harus dipelajari untuk menjadi web developer ataupun programmer web.
Apakah kita akan sanggup untuk mempelajari itu semuanya?
Bagi pemula yang belum terlalu mengerti dalam dunia pemrograman mungkin akan menjawab :
Saya mungkin tidak mampu mempelajari itu semua, karena terlalu banyak
.
Hal ini sangat wajar, karena belum tahu skill - skill apa yang harus dimiliki untuk belajar itu semua.
Apa saja skill-nya?
1. Bahasa Inggris
Barangkali pada saat belajar bahasa inggris di sekolah, kamu pasti pernah berpikir:
“Kenapa sih harus belajar bahasa inggris, saya nggk akan bepergian ke luar negeri, kenapa tidak mereka saja yang harus belajar bahasa kita”.
Ini adalah pemikiran yang salah, karena pada saat kamu menjadi seorang programmer. Kamu itu harus bisa bahasa inggris meskipun tidak harus pergi ke luar negeri.
Bahasa inggris adalah skill yang harus sekali dimiliki oleh programmer, karena sebagian besar dari dokumentasi dan bahasa pemrograman itu sendiri menggunakan bahasa inggris.
Bahasa inggris akan membantumu menjadi lebih mudah:
- Membaca dokumentasi;
- Memahami pesan yang error;
- Bertanya di forum - forum global;
- Belajar dari web luar;
- Dalam mencari referensi;
- dll.
Minimal kamu harus bisa bebahasa inggris secara pasif, maka kamu sudah bisa menikmati kemudahan seperti di atas.
Saya sendiri juga masih pasif (cuma bisa: baca dan dengar saja). Namun pada saat ini dalam tahap belajar menjadi aktif
.
Jadi buat kamu yang masih belum bisa bahasa inggris, mulailah belajar dari sekarang. Karena tidak ada kata terlambat untuk mempelajari sesuatu yang positif.
2. Membaca Dokumentasi
Skill ini itu wajib dimiliki oleh seorang programmer. Karena tanpa ini, kita tidak akan tahu dalam memprogram.
Dokumentasi adalah sebuah dokumen yang menjelaskan cara penggunaan dari suatu teknologi. Biasanya sulit untuk dipahami.
Kenapa itu sulit?
Karena:
- Dikemas dalam bahasa teknis yang membosankan untuk membacanya
- Screenshot yang kurang lengkap (karena pemula butuh screenshot yang lengkap meskipun itu hanya perintah CLI)
- Menggunakan bahasa inggris
Meskipun begitu, dokumentasi diartikan yaitu hal pertama yang harus kamu baca bila akan belajar sebuah teknologi baru.
Lalu bagaimana agar kita bisa membaca dan memahami sebuah dokumentasi dari suatu teknologi?
Gampang…
Baca saja!
Paham nggak paham baca saja, nanti juga kelama-lamaan jadi paham
. Maksudnya jadi akan terbiasa dan tidak bosan dalam membaca dokumentasi.
Dokumentasi ada beberapa macam:
- Dalam bentuk sebuah tutorial
- Dalam bentuk referensi ataupun penjelasan tentang fungsi, class, objek, variabel, dll.
- Dalam bentuk FAQs atau pertanyaan yang sering ditanyakan
Lalu dari mana kita bisa baca dokumentasi?
Kalian bisa cari di google dengan kata kunci
x documentation, x adalah sebuah nama dari teknologinya.
Contohnya :
atau kalian bisa mengunjungi web - web berikut :
Membaca source code itu kelihatannya mudah. Iya mudah kalau kamu baca source code yang kita tulis sendiri. Logikanya sudah kita pahami, karena logikanya itu berpikir dari kita sendiri.
Tapi…
Saat membaca sebuah source code milik orang lain, nggak paham apa-apa
.
Skill membaca source code adalah skill yang harus dimiliki oleh proggrammer selain skill menulisnya. Karena kita tidak akan menulis kodenya sendirian. Dan juga akan ada source code dari anggota tim yang lain.
Lalu bagaimana agar kita bisa membaca source code orang lain?
Ada beberapa tips yang pernah saya dengar yaitu:
- Baca source code dari bawah ke atas
- Baca bagian yang kalian pahami dulu
- Baca dari keterangan pada komentarnya
- Sering-sering berkunjung ke Github dan Stackoverflow
4. Debugging
Debugging adalah sebuah aktivitas mencari sebuah bugs atau masalah di dalam sebuah kode program (source code).
Dinamakan bug karena pada jaman dulu sejarahnya ada seekor bug (serangga) yang menempel pada lembar pembaca code dan mengakibatkan masalah pada mesin komputer. Setelah ditelusuri ternyata penyebabnya adalah Si bug. Akhirnya istilah Bug ini menjadi populer hingga saat ini.
Pada skill debugging, kalian harus mampu:
- Mamahami apa maksud pesan error dan juga masalah lainnya
- Mencari di baris apa dan ke berapa letak errornya
- Menganalisis apa penyebabnya
- Mengatasi kenapa terjadi error
Dalam proses debugging ini kalian bisa jadi lebih lama dibandingkan dari proses menulis kode. Bahkan ada orang yang mengalami debugging sampai berminggu-minggu tidak menemukan sumber masalahnya.
"90% of coding is debugging. The other 10% is writing bugs"— Bram Cohen (@bramcohen) 26 Maret 2011
Karena itu, seorang programmer tidak bisa disamakan dengan seorang buruh. Kita tidak akan pernah tahu, masalah dan juga error seperti apa yang akan terjadi meskipun kalian sudah pernah membuat sistem yang sama sebelumnya.
Biasanya seorang programmer yang malas, saat menemukan sebuah error ataupun debug akan langsung dilempar masalahnya ke forum. Karena ia tidak mau mencari masalah debug programnya sendiri.
Debugging sebaiknya dilakukan sendiri, karena dampaknya akan terasa pada diri kita sendiri yang dimana nanti kita akan terbiasa dengan debug atau permasalahan error yang dimana saat kita melakukan kesalahan.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar