Senin, 11 Mei 2020

Latihan Pohon Keputusan

Data Tabel Keputusan untuk “Play Tennis”

table

 Langkah-langkah penyelesaian kasus pada table diatas adalah:

1. Menghitung jumlah kasus, jumlah kasus untuk keputusan Yes, jumlah kasus untuk keputusan No, dan Entropy dari semua kasus dan kasus yang dibagi berdasarkan atribut OUTLOOK, TEMPERATUR, HUMIDITY, dan WINDY.
2. Lakukan perhitungan Gain untuk setiap Hasil perhitungan .

Rumus Entrophy

rumus2

Rumus Gain

rumus
Keterangan :

S          : himpunan kasus

A         : atribut

N         : jumlah partisi atribut A

[Si]       : jumlah kasus pada partisi ke-i

[S]        : jumlah kasus pada S

Baris total kolom Entropy pada table  dihitung dengan persamaan berikut:

hitung entropy

Nilai Gain pada baris OUTLOOK dihitung dengan persamaan berikut:

outlook

Maka jika dibuat dalam bentuk tabel hasilnya seperti ini:

>

Dari tabel diatas  dapat diketahui bahwa atribut dengan Gain tertinggi adalah HUMADITY, yaitu sebesar 0.37. Jadi HUMADITY yang menjadi node akar. Ada dua nilai atribut dari HUMADITY, yaitu HIGH dan NORMAL. Dari kedua atribut, nilai atribut NORMAL adalah 1, yaitu keputusan Yes, sehingga tidak perlu perhitungan lebih lanjut, tetapi untuk HIGH masih perlu dilakukan perhitungan lagi.

Maka dapat digambarkan pohon keputusan seperti berikut:

pohon1

Menghitung jumlah kasus, jumlah kasus untuk keputusan Yes, jumlah kasus untuk keputusan No, dan Entropy dari semua kasus dan kasus yang dibagi berdasarkan atribut OUTLOOK, TEMPERATURE, dan WINDY yang dapat menjadi node akar dari nilai atribut HIGH. Kemudian lakukan perhitungan Gain untuk tiap-tiap atribut.

Kemudian lakukan perhitungan Gain untuk tiap-tiap atribut. Hasil perhitungan seperti yang terdapat pada tabel dibawah ini:



Dari hasil tabel diatas dapat diketahui bahwa atribut dengan Gain tertinggi adalah OUTLOOK, yaitu sebesar 0.7. Jadi OUTLOOK dapat menjadi node cabang dari nilai atribut HIGH. Ada tiga nilai atribut dati OUTLOOK, yaitu CLOUDY, RAINY dan SUNNY. Dari ketiga nilai atribut tersebut, nilai atribut CLOUDY adalah 1, yaitu keputusannya Yes dan nilai atribut SUNNY menjadi keputusan No, sehingga tidak perlu dilakukan perhitungan lebih lanjut, tetapi nilai atribut RAINY masih perlu dilakukan perhitungan lagi.

Pohon keputusan yang terbentuk sampai tahap ini adalah terlihat pada gambar berikut.

pohon2


Menghitung jumlah kasus, jumlah kasus untuk keputusan Yes, jumlah kasus untuk keputusan No, dan Entropy dari semua kasus dan kasus yang dibagi berdasarkan atribut TEMPERATURE dan WINDY yang dapat menjadi node cabang dari nilai atribut RAINY. Kemudian lakukan perhitungan Gain untuk tiap-tiap atribut. Hasil perhitungan seperti yang terdapat pada tabel berikut:


Dari hasil tabel

dapat diketahui bahwa atribut dengan Gain tertinggi adalah WINDY, yaitu sebesar 1. Jadi WINDY dapat menjadi node cabang dari nilai atribut RAINY. Ada dua nilai atribut dari WINDY, yaitu FALSE dan TRUE. Dari kedua nilai atribut tersebut, nilai atribut FALSE adalah 1, yaitu keputusannya Yes dan nilai atribut TRUE menjadi keputusan No, sehingga tidak perlu dilakukan perhitungan lebih lanjut untuk nilai atribut ini. Pohon keputusan yang terbentuk sampai tahap ini adalah terlihat pada gambar berikut:

pohon3

Gambar diatas merupakan gambar akhir dari proses Data Mining menggunakan algoritma C4.5 pada contoh kasus keputusan bermain tenis. Berdasarkan gambar di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa jika humadity normal maka keputusannya adalah yes, jika humadity adalah high, outlook adalah cloudy maka keputusannya adalah bermain (yes), selanjutnya jika humadity adalah high, outlook adalah rainy dan windy adalah true, maka keputusannya adalah bermain (yes). Dan jika humadity adalah high, outlook adalah rainy dan windy adalah false, maka keputusannya adalah tidak bermain (no). Terakhit jika humadity adalah high, outlook adalah no, maka keputusannya adalah tidak bermain (no).

Kategori Desain Grafis

Lima kategori dalam desain grafis

1. Printing (Percetakan)

Percetakan adalah sebuah proses industri untuk memproduksi secara massal tulisan dan gambar, terutama dengan tinta di atas kertas menggunakan sebuah mesin cetak. Dia merupakan sebuah bagian penting dalam penerbitan dan percetakan transaksi. Printing sendiri memuat memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis dalam bentuk cetak.



2. Web Desain

Web desain adalah istilah umum yang digunakan mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, (biasanya berupa hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website—sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web / server.



3. Film

Desain grafis yang berkaitan dengan industri perfilman dan TV mencakup beberapa kegiatan, antara lain, konsep visual, story board, tittle & credits, spesial effect, stage design, sampai ke materi promosi berupa spanduk, poster film, iklan dan juga materi hasil produksi berupa VCD atau DVD dari film tersebut.



4. EGD (Environmental Graphic Design), Identifikasi (Logo)

Kedua bidang (EGD dan Logo) merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.



5. Desain Produk

Desain produk bisa disebut juga sebagai Industrial Design yang merupakan bidang ilmu dalam perencanaan dan perancangan barang untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sebuah karya desain dianggap sebagai kekayaan intelektual karena merupakan hasil buah pikiran dan kreatifitas dari pendesainnya, sehingga dilindungi hak ciptanya oleh pemerintah melalui Undang-Undang No. 31 tahun 2000 tentang Desain Industri.Jangka waktu perlindungan untuk desain industri adalah 10 tahun terhitung sejak tanggal penerimaan permohonan Desain Industri ke Kantor Ditjen Hak Kekayaan Intelektual.





Sumber : https://idseducation.com/articles/lima-kategori-dalam-desain-grafis/

Definisi & Perkembangan Desain Grafis

Definisi 

Desain grafis ini berasal dari dua kata, yakni desain dan grafis. Desain adalah metode perancangan estetika yang didasari dengan kreatifitas, sedangkan grafis adalah ilmu dari perancangan titik maupun garis sehingga akan membentuk sebuah gambar yang dapat memberikan informasi serta berhubungan dengan proses pencetakan.

Desain grafis atau rancang grafis adalah proses komunikasi menggunakan elemen visual, seperti tipografi, fotografi, serta ilustrasi yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang disampaikan. Bidang ini melibatkan proses komunikasi visual dan desain komunikasi.

Desainer grafis membuat dan mengkombinasikan simbol, gambar, dan teks untuk membentuk representasi gagasan dan pesan secara visual. Desainer grafis menggunakan teknik tipografi, seni rupa, dan tata letak halaman untuk membuat komposisi visual. Penggunaan umum dari desain grafis adalah seperti desain perusahaan (logo dan merek), desain editorial (majalah, surat kabar, dan buku), desain lingkungan, periklanan, desain web, desain komunikasi, dan kemasan produk.

Perkembangan

Henry Cole menjadi salah seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di Inggris, ia meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Dia menyelenggarakan The Great Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan desain bergaya Victoria.

Dari tahun 1891 sampai 1896, Percetakan William Morris Kelmscott mempublikasikan buku karya desain grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts, dan membuat buku dengan desain yang lebih bagus dan elegan untuk dijual kepada orang-orang kaya. Morris membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain grafis. Morris juga mempelopori pemisahan desain grafis dari seni rupa. Karya –karya Morris dan karya dari pergerakan Private Press secara langsung mempengaruhi Art Nouveau, dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan desain grafis pada awal abad ke 20.

Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika.

Raffe’s Graphic Design, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama yang menggunakan istilah Desain Grafis pada judulnya

The signage in the London Underground adalah contoh desain klasik pada abad modern yang menggunakan jenis huruf yang dirancang oleh Edward Johnston pada tahun 1916.

Pada tahun 1920, Aliran konstuktivisme di Uni Soviet melihat seni yang berorientasi individu tidak ada gunanya bagi Rusia dan membuat sesuatu yang dapat diterapkan di dunia nyata. Mereka mendesain bangunan, perangkat teater, poster, kain, pakaian, perabot, logo, menu, dll.

Jan Tschichold merumuskan prinsip-prinsip dasar tipografi modern pada tahun 1928 dalam bukunya yang berjudul New Typography. Tschichold, Bauhaus,Herbert Bayer and Laszlo Moholy-Nagy, and El Lissitzky adalah tipografer yang berpengaruh besar dalam ilmu desain grafis yang kita kenal sekarang ini. Mereka mempelopori teknik produksi yang digunakan sepanjang abad ke 20. Pada tahun-tahun berikutnya desain grafis mendapat banyak pengakuan dan mulai banyak diterapkan. Pasca Perang Dunia II, kebutuhan akan desain grafis meningkat pesat, terutama untuk periklanan dan kemasan produk. Perpindahan Sekolah Bauhaus dari Jerman ke Chicago pada tahun 1937 membawa pengaruh besar pada desain di Amerika. Nama- nama yang terkenal diantaranya Adrian Frutiger(desainer jenis huruf Univers dan Frutiger), Paul Rand(yang dari akhir 1930-an sampai kematiannya pada tahun 1996 menggunakan prinsip Bauhaus dan menerapkannya padaiklan dan desain logo.

Perkembangan industi desain grafis tumbuh seiring dengan perkembangan konsumerisme. Hal ini menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang tertuang dalam First Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1964 dan diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré. Konsumerisme terus tumbuh, sehingga terus memacu pertumbuhan ilmu desain grafis. Hal ini menarik para praktisi desain grafis, beberapa diantaranya adalah: Rudy VanderLans, Erik Spiekermann, Ellen Lupton and Rick Poynor.



Sumber :  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis

2. https://serupa.id/pengertian-desain-grafis/