Rabu, 06 Februari 2019

Pengertian, Perkembangan, Cara kerja Virtual Reality (Tugas tambahan 3 Inovasi SI & TI Modern)

Kemajuan teknologi yang semakin pesat dan bagus membuat manusia itu semakin kreatif dalam menciptakan berbagai macam teknologi yang dapat membuat penggunanya itu merasakan dunia virtual seperti nyata di kehidupannya. Salah satu teknologi yang sedang ramai-ramainya dibicarakan yaitu teknologi virtual reality (VR) yang bisa membawa penggunanya itu dari dunia nyata lalu memasuki dunia virtual dengan berbagai design visual yang sangat memukau. Ingin tahu lebih jauh tentang teknologi virtual reality? Simak artikel berikut ini untuk bisa memahami pengertian VR (Virtual Reality) beserta sejarah dan cara kerja dari VR tersebut.

Pengertian VR (Virtual Reality)


Dalam bahasa Indonesia Virtual Reality (VR) itu disebut dengan Realitas Maya yang merupakan sebuah teknologi yang terdiri dari simulasi komputer mengenai keadaan sekitar dan juga membuat penggunanya itu seakan-akan dapat berinteraksi dengan benda di sekitarnya.

Sebuah sistem Virtual Reality biasanya itu dilengkapi dengan sebuah peralatan yang mendukung agar pemakainya itu lebih merasakan bagaimana sensasi didalam lingkungan buatan tersebut, misalnya dengan menggunakan headset dan juga berbagai properti dari VRnya itu sendiri.

Perkembangan Virtual Reality

VR itu sudah dikembangan dengan cukup lama, lebih tepatnya dimulai dari tahun 1800-an. Berikut ini adalah Sejarah Perkembangan dari VR itu sendiri :

VR pada Jaman Dulu

  • 1800-an - Ide Mulai Muncul untuk sebuah alternatid realitas dengan mulainya muncul praktek fotografi.
  • 1838 - Stereoskop pertama ditermukan yang menggunakan dua cermin kembar sebagai proyeksi sebuah gambar.
  • 1839 - Stereoskop tersebut lalu dikembangkan menjadi View-Master dan kemudian disahkan satu abad kemudian pada tahun 1939.
  • 1956 - Morton Heilig yang dilatar belakangi oleh industri Motion Picture Hollywoord mula mengirimkan orang - orangnya untuk merasakan suasana bagaimana masuk kedalam sebuah film. Maka dibuatlah simulasi Sensorama yang penggunanya dapat merasakan suasana di perkotaan bagaikan dengan menaiki kendaraan sepeda motor. Pada simulasi tersebut sudah dilengkapi dengan multisensor, sehingga penggunanya bisa melihat jalan dan juga mendengar mesin motor berbunyi. 

  • 1960 - Morton Heilig kemudian men-sahkan peralatan tersebut yang dinamakan dengan Telesphere Mark, dan kemudian seletah mensahkan peralatan tersebut banyak investor yang ingin berinvestasi untuk bekerjasama.
  • Pertengahan 1980 - Mulai digunakan istilah "Virtual Reality" oleh Jaron Lanier, yaitu founder dari VPL research yang mulai mengembangkan peralatan - peralatan Virtual Reality seperti Goggle (kacamata) dan sarung tangan yang digunakan untuk merasakan pengalaman di VR(Virtual Reality)
  • Saat Ini - Setelah enam dekade dikembangkan sebuah VR dengan menggunakan dana dari investor, kini VR bisa dinikmati secara bebas dan juga harganya sangat ekonomis, menggunakan peralatan berkualitas tinggi yang sangat mudah untuk digunakan.
VR pada jaman sekarang

Cara Kerja Virtual Reality(VR)

Virtual Reality itu bekerja dengan cara memanipulasi otak sehingga seolah-olah kita merasakan berbagai hal yang nyata didunia realita tersebut. Virtual Reality juga bisa dibilang sebagai pproses penghapusan dunia nyata yang ada disekeliling manusia, lalu membuat si pengguna itu merasakan masuk kedunia virtual yang sama sekali tidak bersentuhan dengan dunia nyata. Jika kalian ingin lebih merasakan masuk kedalam dunia virtual reality, maka dibutuhkan sebuah headset VR, seperti Oculus Rift atau Samsung Gear VR.  

Susunan komponen pada sebuah perangkat VR

Headset VR yang kalian lihat ini seperti berbentuk kacamata selam, tetapi dengan lensa tertutup. Bagian kacamata nya dinamanya dengan VR box, yang merupakan tempat meletakkan smartphone anda yang berfungsi sebagai proyeksi gambar virtual. VR yang menggunakan handphone atau smartphone itu merupakan perangkat VR versi standart. Berbeda dengan VR headset yang sudah menggunakan alat dan juga teknologi canggih seperti Oculus Rift  yang didalamnya bukan lagi sebuah smartphone yang melainkan sebuah layar yang menampilkan sebuah video dan juga gambar virtual reality yang bisa tersambung ke komputer dengan menggunakan bluetooth.

VR headset juga bisa dilengkapi dengan headphone untuk menambah efek suara, juga perangkat seperti joystick yang tersambung dengan VR headset agar lebih menambah interaksi dengan pengguna yang lain di dunia virtual. Misalnya seperti Oculus Rift yang dimana memanfaatkan dua tampilan untuk diproyeksikan ke mata kita lalu kedua tampilan tersebut kemudian oleh otak digabungkan sehingga menghasilkan gambar tiga dimensi yang dimana bisa membuat pengguna itu seolah-olah merasakan dunia virtual yang benar - benar nyata.




Perbedaan Virtual Reality dan Augmented Reality



Meskipun sama yang bisa membuat penggunanya merasakan dunia virtual, tetapi VR dan juga AR itu mempunyai perbedaannya masing - masing. Jika Virtual Reality itu digunakan untuk bekerja dengan cara memutuskan kontak indera manusia dengan dunia nyata atau dunia real kita, sementara Augmented Reality itu penggabungan dunia nyata dan dunia virtual.

Pengguna VR(Virtual Reality) yang membutuhkan perangkat khusus yang dimana diperuntukan menghilangkan dunia nyata disekitar kita, sedangkan AG(Augmented Reality) itu hanya dibutuhkan sebuah smartphone untuk bisa menjalankan AG tersebut.




Contohnya seperti Pokemon Go yang sempat viral beberapa waktu silam. Dan cara memainkannya itu, pengguna hanya perlu bermodalkan sebuah smartphone yang kemudian dapat menyatukan dunia nyata dengan dunia virtual yang berisikan banyak sekali pokemon tetapi juga menggunakan badan kita atau tenaga kita untuk mencari pokemon tersebut agar bisa diperoleh satu demi satu.

Selasa, 05 Februari 2019

Keahlian yang harus dimiliki oleh seorang proggrammer (Tugas Tambahan 2 Inovasi SI & TI Modern)


Mungkin kalian akan berpikir :
Menurut kalian beberapa skill yang harus dimiliki oleh seorang programmer yaitu logikaalgoritma, dan matematika. Ternyata bukan hanya itu saja yang harus dimiliki oleh seorang Proggrammer. 
Memang, pada saat kuliah di jurusan TI atauapun SI kita akan belajar banyak sekali tentang matematika, logika, dan algoritma.
Namun, bukan hanya itu saja yang dibutuhkan untuk mempelajari tekonlogi tertentu. Nah, yang akan saya bahas ini adalah skill-skill yang harus dimiliki proggrammer untuk belajar teknologi apapun di dunia IT.
Ok, Pertama kita tinjau terlebih dahulu visualisasi berikut ini.

Gambar di atas adalah sebuah visualisasi teknologi apa saja yang harus dipelajari oleh programmer untuk menjadi web developer (back-end).
Ada banyak sekali macam - macam teknologi yang harus dipelajari untuk menjadi web developer ataupun programmer web.
Apakah kita akan sanggup untuk mempelajari itu semuanya?
Bagi pemula yang belum terlalu mengerti dalam dunia pemrograman mungkin akan menjawab :
Saya mungkin tidak mampu mempelajari itu semua, karena terlalu banyak πŸ˜„.
Hal ini sangat wajar, karena belum tahu skill - skill apa yang harus dimiliki untuk belajar itu semua.
Apa saja skill-nya?
1. Bahasa Inggris

Barangkali pada saat belajar bahasa inggris di sekolah, kamu pasti pernah berpikir:
“Kenapa sih harus belajar bahasa inggris, saya nggk akan bepergian ke luar negeri, kenapa tidak mereka saja yang harus belajar bahasa kita”.
Ini adalah pemikiran yang salah, karena pada saat kamu menjadi seorang programmer. Kamu itu harus bisa bahasa inggris meskipun tidak harus pergi ke luar negeri.
Bahasa inggris adalah skill yang harus sekali dimiliki oleh programmer, karena sebagian besar dari dokumentasi dan bahasa pemrograman itu sendiri menggunakan bahasa inggris.
Bahasa inggris akan membantumu menjadi lebih mudah:
  • Membaca dokumentasi;
  • Memahami pesan yang error;
  • Bertanya di forum - forum global;
  • Belajar dari web luar;
  • Dalam mencari referensi;
  • dll.
Minimal kamu harus bisa bebahasa inggris secara pasif, maka kamu sudah bisa menikmati kemudahan seperti di atas.
Saya sendiri juga masih pasif (cuma bisa: baca dan dengar saja). Namun pada saat ini dalam tahap belajar menjadi aktif πŸ˜.
Jadi buat kamu yang masih belum bisa bahasa inggris, mulailah belajar dari sekarang. Karena tidak ada kata terlambat untuk mempelajari sesuatu yang positif.
2. Membaca Dokumentasi

Skill ini itu wajib dimiliki oleh seorang programmer. Karena tanpa ini, kita tidak akan tahu dalam memprogram.
Dokumentasi adalah sebuah dokumen yang menjelaskan cara penggunaan dari suatu teknologi. Biasanya sulit untuk dipahami.
Kenapa itu sulit?
Karena:
  1. Dikemas dalam bahasa teknis yang membosankan untuk membacanya
  2. Screenshot yang kurang lengkap (karena pemula butuh screenshot yang lengkap meskipun itu hanya perintah CLI)
  3. Menggunakan bahasa inggris
Meskipun begitu, dokumentasi diartikan yaitu hal pertama yang harus kamu baca bila akan belajar sebuah teknologi baru.
Lalu bagaimana agar kita bisa membaca dan memahami sebuah dokumentasi dari suatu teknologi?
Gampang…
Baca saja!
Paham nggak paham baca saja, nanti juga kelama-lamaan jadi paham πŸ˜„. Maksudnya jadi akan terbiasa dan tidak bosan dalam membaca dokumentasi.
Dokumentasi ada beberapa macam:
  1. Dalam bentuk sebuah tutorial
  2. Dalam bentuk referensi ataupun penjelasan tentang fungsi, class, objek, variabel, dll.
  3. Dalam bentuk FAQs atau pertanyaan yang sering ditanyakan
Lalu dari mana kita bisa baca dokumentasi?
Kalian bisa cari di google dengan kata kunci x documentationx adalah sebuah nama dari teknologinya.
Contohnya :
atau kalian bisa mengunjungi web - web berikut :

Membaca source code itu kelihatannya mudah. Iya mudah kalau kamu baca source code yang kita tulis sendiri. Logikanya sudah kita pahami, karena logikanya itu berpikir dari kita sendiri.
Tapi…
Saat membaca sebuah source code milik orang lain, nggak paham apa-apa πŸ˜†.
Skill membaca source code adalah skill yang harus dimiliki oleh proggrammer selain skill menulisnya. Karena kita tidak akan menulis kodenya sendirian. Dan juga akan ada source code dari anggota tim yang lain.
Lalu bagaimana agar kita bisa membaca source code orang lain?
Ada beberapa tips yang pernah saya dengar yaitu:
  • Baca source code dari bawah ke atas
  • Baca bagian yang kalian pahami dulu
  • Baca dari keterangan pada komentarnya
  • Sering-sering berkunjung ke Github dan Stackoverflow πŸ‘»
4. Debugging
Debugging adalah sebuah aktivitas mencari sebuah bugs atau masalah di dalam sebuah kode program (source code).
Dinamakan bug karena pada jaman dulu sejarahnya ada seekor bug (serangga) yang menempel pada lembar pembaca code dan mengakibatkan masalah pada mesin komputer. Setelah ditelusuri ternyata penyebabnya adalah Si bug. Akhirnya istilah Bug ini menjadi populer hingga saat ini.
Pada skill debugging, kalian harus mampu:
  • Mamahami apa maksud pesan error dan juga masalah lainnya
  • Mencari di baris apa dan ke berapa letak errornya
  • Menganalisis apa penyebabnya
  • Mengatasi kenapa terjadi error
Dalam proses debugging ini kalian bisa jadi lebih lama dibandingkan dari proses menulis kode. Bahkan ada orang yang mengalami debugging sampai berminggu-minggu tidak menemukan sumber masalahnya.


Karena itu, seorang programmer tidak bisa disamakan dengan seorang buruh. Kita tidak akan pernah tahu, masalah dan juga error seperti apa yang akan terjadi meskipun kalian sudah pernah membuat sistem yang sama sebelumnya.
Biasanya seorang programmer yang malas, saat menemukan sebuah error ataupun debug akan langsung dilempar masalahnya ke forum. Karena ia tidak mau mencari masalah debug programnya sendiri.
Debugging sebaiknya dilakukan sendiri, karena dampaknya akan terasa pada diri kita sendiri yang dimana nanti kita akan terbiasa dengan debug atau permasalahan error yang dimana saat kita melakukan kesalahan.