Jumat, 11 Juni 2021

Minggu, 18 Oktober 2020

Lembaga - Lembaga Audit Sistem Informasi di Indonesia

1. Ikatan Audit Sistem Informasi Indonesia (IASII)

Ikatan Audit Sistem Informasi Indonesia (IASII) didirikan pada 20 Mei 2014. Lembaga ini dibentuk oleh beberapa praktisi dari berbagai universitas dan organisasi lainnya dibidang sistem informasi. Lembaga ini memiliki tujuan yaitu untuk menghindari penyimpangan dalam penggunaan sistem informasi yang semakin pesat di Indonesia. IASII bekerja sama dengan beberapa lembaga lain seperti Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Information System Audit and Control Association-Chapter Indonesia (ISACA), Institute of Internal Auditor, Forum Komunikasi Satuan Pengawas Intern.


2. Information System Audit and Control Association (ISACA).

ISACA adalah suatu organisasi profesi internasional di bidang tata kelola teknologi informasi yang didirikan di Amerika Serikat pada tahun 1967. Awalnya dikenal dengan nama lengkap Information Systems Audit and Control Association, saat ini ISACA hanya menggunakan akronimnya untuk merefleksikan cakupan luasnya di bidang tata kelola teknologi informasi.

ISACA telah memiliki kurang lebih 70.000 anggota yang tersebar di 140 negara. Anggota ISACA terdiri dari antara lain auditor sistem informasi, konsultan, pengajar, profesional keamanan sistem informasi, pembuat perundangan, CIO, serta auditor internal. JaringanISACA terdiri dari sekitar 170 cabang yang berada di lebih dari 60 negara, salah satunya ialah di Indonesia. ISACA sendiri telah membuat standar untuk audit sistem informasi di seluruh dunia.


3. BPK RI

Didirikan tahun 1946 yang bertugas untuk melakukan audit yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara dan tanggung jawab yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga negara lain seperti Bank Indonesia, BUMN, BUMD, Dewan Pelayanan Publik, dan lembaga lain yang mengelola keuangan negara. BPK RI menyerahkan hasil audit kepada DPR, DPD, dan DPRD sesua dengan kewnangan masing-masing.


4. Keuangan BPKP (Badan Pengawasan dan Pembangunan)

BPKP didirikan tahun 2006. BPKP bertugas mengendalikan keuangan dan pengawasan pembangunan nasional serta meningkatkan pendapatan negara dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengeluaran anggaran pemerintah nasional dan regional. Tugas lain BPKP adalah mengevaluasi penerapan sistem pengendalian internal untuk mendeteksi dan menghalangi korupsi, serta menginvestigasi penyelewengan keuangan.


5. LPAI

Lembaga Pengembangan Auditor Internal adalah lembaga yang concern terhadap pengembangan SDM bidang audit internal. Sebagai salah satu divisi training dari Proesdeem Indonesia lembaga konsultan manajemen yang sejak 1995 memfokuskan kegiatannya pada pelatihan manajemen — LPÄI menyelenggarakan pelatihan internal audit dan fraud audit secara lengkap, terprogram-berkesinambungan, serta kurikulum berkualitas. Pelatihan yang diselenggarakan oleh LPAI senantiasa dievaluasi dan diupdate — mengacu pada perkembangan pengetahuan dan praktek bisnis paling mutakhir — dimana benchmarknya adalah lembaga-lembaga internal audit dan fraud audit yang sudah dikenal baik reputasinya di dunia.

Selain itu program pelatihan yang diselenggarakan oleh LPAI didukung oleh tenaga instruktur berpengalaman, baik sebagai instruktur maupun sebagai auditor ataupun praktisi manajemen lainnya serta memiliki background pendidikan S2 dan Ph.D. dari dalam dan luar negeri. Sebagian besar instruktur LPAI adalah praktisi audit yang memiliki sertifikat keahlian atau profesi seperti CIA, CFE, CISA, dan sebagainya.


Referensi

https://naufalakmalfauzi.wordpress.com/2018/10/19/lembaga-lembaga-audit-sistem-informasi-di-indonesia/

Standar dan Panduan untuk Audit Sistem Informasi


ISACA 

ISACA adalah suatu organisasi profesi internasional di bidang tata kelola teknologi informasi yang didirikan di Amerika Serikat pada tahun 1967. Awalnya dikenal dengan nama lengkap Information Systems Audit and Control Association, saat ini ISACA hanya menggunakan akronimnya untuk merefleksikan cakupan luasnya di bidang tata kelola teknologi informasi.

ISACA didirikan oleh individu yang mengenali kebutuhan untuk sumber informasi terpusat dan bimbingan dalam bidang tumbuh kontrol audit untuk sistem komputer. Hari ini, ISACA memiliki lebih dari 115.000 konstituen di seluruh dunia dan telah memiliki kurang lebih 70.000 anggota yang tersebar di 140 negara. Anggota ISACA terdiri dari antara lain auditor sistem informasi, konsultan, pengajar, profesional keamanan sistem informasi, pembuat perundangan, CIO, serta auditor internal. Jaringan ISACA terdiri dari sekitar 170 cabang yang berada di lebih dari 60 negara, termasuk di Indonesia.ISACA mulai pada tahun 1967, ketika sekelompok kecil orang dengan kontrol pekerjaan-audit serupa di sistem komputer yang menjadi semakin penting untuk operasi mereka organisasi-duduk untuk membahas perlunya sumber informasi terpusat dan bimbingan dalam bidang. Pada tahun 1969, kelompok formal, menggabungkan sebagai Asosiasi EDP Auditor. Pada tahun 1976 asosiasi membentuk yayasan pendidikan untuk melakukan upaya penelitian besar-besaran untuk memperluas pengetahuan dan nilai tata kelola TI dan bidang kontrol. Sebelumnya dikenal sebagai Audit Sistem Informasi dan Control Association, ISACA sekarang berjalan dengan singkatan saja, untuk mencerminkan berbagai profesional TI pemerintahan yang dilayaninya.


IIA COSO

Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission, atau disingkat COSO, adalah suatu inisiatif dari sektor swasta yang dibentuk pada tahun 1985. Tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penggelapan laporan keuangan dan membuat rekomendasi untuk mengurangi kejadian tersebut. COSO telah menyusun suatu definisi umum untuk pengendalian, standar, dan kriteria internal yang dapat digunakan perusahaan untuk menilai sistem pengendalian mereka. COSO disponsori dan didanai oleh 5 asosiasi dan lembaga akuntansi profesional: American Institute of Certified Public Accountants (AICPA), American Accounting Association (AAA), Financial Executives Institute (FEI), The Institute of Internal Auditors (IIA) dan The Institute of Management Accountants (IMA).pengendalian intern, yang penggunaannya mencakup penentuan tujuan pengendalian pelaporan keuangan dan proses operasional dalam konteks organisasional, sehingga perbaikan dan kontrol dapat dilakukan secara menyeluruh.


ISO 1799

ISO / IEC 17799: 2005 menetapkan pedoman dan prinsip umum untuk memulai, menerapkan, memelihara, dan memperbaiki manajemen keamanan informasi dalam sebuah organisasi. Tujuan yang diuraikan memberikan panduan umum mengenai tujuan umum manajemen keamanan informasi yang diterima secara umum. ISO / IEC 17799: 2005 berisi praktik terbaik pengendalian dan pengendalian pengendalian di bidang pengelolaan keamanan informasi berikut :

  • pengorganisasian keamanan informasi;
  • manajemen aset;
  • keamanan sumber daya manusia;
  • keamanan fisik dan lingkungan;
  • komunikasi dan manajemen operasi;
  • kontrol akses;
  • akuisisi sistem informasi, pengembangan dan pemeliharaan;
  • manajemen insiden keamanan informasi;
  • manajemen kontinuitas bisnis;
  • pemenuhan.

Analisis Resiko

Pengertian Analisis Risiko



Analisis Risiko adalah suatu metode analisis yang meliputi faktor penilaian, karakterisasi, komunikasi, manajemen dan kebijakan yang berkaitan dengan risiko tersebut. Manajemen Risiko adalah usaha yang secara rasional ditujukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kerugian dari risiko yang dihadapi.

Analisis risiko merupakan bagian dari manajemen risiko, yang terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut :

  • Identifikasi kemungkinan kondisi, peristiwa, atau situasi negatif eksternal dan internal
  • Penentuan hubungan sebab-akibat antara peluang kejadian, skalanya, dan kemungkinan dampaknya
  • Evaluasi berbagai dampak di bawah asumsi dan probabilitas yang berbeda
  • Penerapan teknik kualitatif dan kuantitatif untuk mengurangi ketidakpastian dari dampak dan biaya, kewajiban, atau kerugian.

Tipe Analisis Resiko

Analisis risiko akan tergantung informasi risiko dan data yang tersedia. Metode analisis yang digunakan bisa bersifat kualitatif, semi kuantitatif, atau kuantitatif bahkan kombinasi dari ketiganya tergantung dari situasi dan kondisinya. Urutan kompleksitas serta besarnya biaya analisis (dari kecil hingga besar) adalah: kualitatif, semi kuantitatif, dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk memberikan gambaran umum tentang level risiko. Setelah itu dapat dilakukan analisis semi kuantitatif ataupun kuantitatif untuk lebih merinci level risiko yang ada. Penjelasan tentang karakteristik jenis-jenis analisis tersebut dapat dilihat dibawah ini:


Analisis Kualitatif 

Analisis kualitatif menggunakan bentuk kata atau skala deskriptif untuk menjelaskan seberapa besar potensi risiko yang akan diukur. Hasilnya misalnya risiko dapat termasuk dalam:

  • Risiko rendah
  • Risiko sedang
  • Risiko tinggi


Analisis Semi-Kuantitatif

Pada analisis semi kuantitatif, skala kualitatif yang telah disebutkan diatas diberi nilai. Setiap nilai yang diberikan haruslah menggambarkan derajat konsekuensi maupun probabilitas dari risiko yang ada. Misalnya suatu risiko mempunyai tingkat probabilitas sangat mungkin terjadi, kemudian diberi nilai 100. setelah itu dilihat tingkat konsekuensi yang dapat terjadi sangat parah, lalu diberi nilai 50. Maka tingkat risiko adalah 100 x 50 = 5000. Nilai tingkat risiko ini kemudian dikonfirmasikan dengan tabel standar yang ada (misalnya dari ANZS/ Australian New Zealand Standard, No. 96, 1999).Kehati-hatian harus dilakukan dalam menggunakan analisis semi-kuantitatif, karena nilai yang kita buat belum tentu mencerminkan kondisi obyektif yang ada dari sebuah risiko. Ketepatan perhitungan akan sangat bergantung kepada tingkat pengetahuan tim ahli dalam analisis tersebut terhadap proses terjadinya sebuah risiko. Oleh karena itu kegiatan analisis ini sebaiknya dilakukan oleh sebuah tim yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu dan background, tentu saja juga melibatkan manajer ataupun supervisor di bidang operasi. 


Analisis Kuantitatif

Analisis dengan metode ini menggunakan nilai numerik. Kualitas dari analisis tergantung pada akurasi dan kelengkapan data yang ada. Konsekuensi dapat dihitung dengan menggunakan metode modeling hasil dari kejadian atau kumpulan kejadian atau dengan mempekirakan kemungkinan dari studi eksperimen atau data sekunder/ data terdahulu.Probabilitas biasanya dihitung sebagai salah satu atau keduanya (exposure dan probability). Kedua variabel ini (probabilitas dan konsekuensi) kemudian digabung untuk menetapkan tingkat risiko yang ada. Tingkat risiko ini akan berbeda-beda menurut jenis risiko yang ada.


Referensi

https://slideplayer.info/slide/3751949/

Jenis - Jenis Audit

Pengertian Audit

1. Sawyer (2005)

Menurut Sawyer, audit adalah proses penilaian yang dilakukan secara sistematis juga obyektif yang dilakukan oleh auditor terhadap kontrol dan operasi yang berbeda-beda dalam sebuah sebuah organisasi. Walaupun audit memiliki banyak pengertian, namun dari ketiga pengertian diatas, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa audit adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengontrol laporan kerja sebuah perusahaan yang pengerjaannya dilakukan oleh pihak luar perusahaan dimana tujuannya adalah menyelaraskan laporan dan melaporkannya kepada pihak perusahaan.

2. Mulyadi (2002)

Menurut Mulyadi, audit adalah proses memperoleh serta mengevaluasi bukti-bukti atas kegiatan ekonomi secara sistematis dengan tujuan menetapkan sebuah kesesuaian laporan sesuai kriteria yang telah ditentukan serta penyampaian hasilnya kepada pengguna.

Dalam pelaksanaannya, audit dibagi menjadi beberapa jenis. Yaitu audit yang ditinjau berdasarkan luas pemeriksaan, audit yang ditinjau berdasarkan bidang pemeriksaan, serta audit yang ditinjau berdasarkan auditor. Agar lebih jelas, beberapa jenis audit itu adalah


1. Audit yang ditinjau berdasarkan luas pemeriksaan

Audit yang pertama adalah audit yang ditinjau berdasarkan luas pemeriksaan dimana audit jenis ini memiliki dua sifat. Yaitu pemeriksaan yang bersifat umum dan pemeriksaan yang bersifat khusus. Berikut penjelasannya:


a. Audit pemeriksaan umum atau General Audit

Sama seperti namanya, audit pemeriksaan umum adalah pemeriksaan laporan keuangan yang dilakukan oleh Kantor Audit Pusat atau KAP yang bersifat independent pada suatu perusahaan. Pemeriksaan ini dilakukan secara menyeluruh sekaligus memberikan penilaian juga opini tentang kewajaran laporan keuangan.


b. Audit pemeriksaan khusus atau Special Audit

Lawan dari pemeriksaan umum, audit pemeriksanaan khusus hanya dilakukan sesuai permintaan dari perusahaan. Audit yang dilakukan pada pemeriksaan khusus ini juga terbatas tidak umum seperti yang dilakukan pada pemeriksaan umum. Namun walaupun seperti itu, pengerjaan tetap dilakukan oleh Kantor Audit Pusat atau KAP.


2. Audit yang ditinjau berdasarkan bidang pemeriksaan

Audit selanjutnya adalah audit yang ditinjau berdasarkan bidang pemeriksaannya dimana bidan yang biasa diperiksa adalah laporan keuangan, operasional, ketaatan, dan yang lainnya. Berikut adalah penjelasan dari jenis-jenis audit tersebut:


a. Audit Operasional atau Management Audit

Tujuan audit ini adalah untuk mencari tahu apakah kegiatan operasional yang dilakukan dalam sebuah perusahaan sudah berjalan dengan efisien dan efektif atau belum. Kegiatan operasional lain yang di audit oleh audit operasional ini adalah kebijakan akuntansi.


b. Audit Ketaatan atau Compliance Audit

Tujuan dari audit ini adalah untuk mencari tahu apakah perusahaan/organisasi sudah menaati peraturan yang berlaku atau belum. Peraturan ini bisa menyangkut peraturan yang ditetapkan oleh perusahaan/organisasi itu sendiri ataupun peraturan, ketetapan, atau kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah.


c. Audit Laporan Keuangan atau Financal Statement Audit

Tujuan audit ini adalah untuk mencari tahu apakah laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan sudah sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku secara umum atau belum. Audit ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dan melakukan evaluasi terhadap laporan keuangan yang ada.


d. Audit Sistem Informasi

Audit sistem informasi dilakukan oleh KAP atau Kantor Akuntan Pusat  yang hanya dilakukan kepada perusahaan yang data akuntansinya diproses menggunakan System Elektronik Data Processing (EDP).


e. Audit Forensik

Tujuan dari diadakannya audit forensik adalah untuk mencegah kecurangan (fraud) yang mungkin terjadi. Audit forensik biasanya juga melakukan investigasi kriminal, mencari tahu kerugian dari suatu bisnis dan mencari tahu indikasi kecurangan saat berbisnis atau karyawan.


f. Audit Investigasi

Audit ini biasa dilakukan jika disatu perusahaan terindikasi sebuah penyimpangan yang karenanya dapat merugikan keuangan pihak lain. Audit investigasi adalah audit yang mencakup beberapa kegiatan seperti mengintifikasi (identify), menguji (examine), dan juga mengenali (recorganized) fakta dan informasi untuk mencari pembuktian atas kejadian yang sebenarnya terjadi


g. Audit Lingkungan

Keputusan Menteri LH 42 tahun 1994 menerangkan bahwa audit lingkungan merupakan proses manajemen yang didalamnya menyangkut evaluasi secara tercatat, obyektif, dan sistematik tentang bagaimana sebuah kinerja manajemen perusahaan atau organisasi lainnya yang memiliki tujuan untuk memberikan fasilitas kendali manajemen dalam upaya mengendalikan dampak lingkungan serta pemanfaatan peraturan UU pengelolaan lingkungan.


3. Audit Yang Ditinjau Berdasarkan Auditor

Audit yang ditinjau berdasarkan auditor atau kelompok pelaksana audit ini terbagi menjadi tiga macam. Diantaranya adalah:


a. Auditor Eksternal

Auditor eksternal adalah auditor yang bekerja untuk kantor/lembaga akuntan publik yang merupakan pihak ke-3 dimana status mereka berada di luar lembaga atau perusahaan yang mereka audit. Auditor eksternal bekerja secara obyektif dan bersifat independent.


b. Auditor Internal

Auditor internal adalah auditor yang bekerja untuk perusahaan dimana mereka bekerja. Mereka bertugas untuk mengawasi asset atau Saveguard of Asset dan mengawasi aktifitas sehari-hari operasional perusahaan mereka.


c. Auditor Pajak

Di Indonesia, auditor pajak biasanya dilaksanakan oleh Direktorat Jendral Pajak atau DJP yang tugasnya adalah melakukan ketaatan wajib pajak sesuai undang-undang yang berlaku.


d. Auditor Pemerintah

Auditor pemerintah adalah auditor yang memiliki tugas untuk menilai kewajaran sebuah informasi laporan keuangan instansi pemerintahan terhadap pelaksanaan program dan juga penggunaan aset yang dimiliki pemerintah.


Referensi

https://dosenakuntansi.com/pengertian-dan-jenis-jenis-audit


Senin, 11 Mei 2020

Latihan Pohon Keputusan

Data Tabel Keputusan untuk “Play Tennis”

table

 Langkah-langkah penyelesaian kasus pada table diatas adalah:

1. Menghitung jumlah kasus, jumlah kasus untuk keputusan Yes, jumlah kasus untuk keputusan No, dan Entropy dari semua kasus dan kasus yang dibagi berdasarkan atribut OUTLOOK, TEMPERATUR, HUMIDITY, dan WINDY.
2. Lakukan perhitungan Gain untuk setiap Hasil perhitungan .

Rumus Entrophy

rumus2

Rumus Gain

rumus
Keterangan :

S          : himpunan kasus

A         : atribut

N         : jumlah partisi atribut A

[Si]       : jumlah kasus pada partisi ke-i

[S]        : jumlah kasus pada S

Baris total kolom Entropy pada table  dihitung dengan persamaan berikut:

hitung entropy

Nilai Gain pada baris OUTLOOK dihitung dengan persamaan berikut:

outlook

Maka jika dibuat dalam bentuk tabel hasilnya seperti ini:

>

Dari tabel diatas  dapat diketahui bahwa atribut dengan Gain tertinggi adalah HUMADITY, yaitu sebesar 0.37. Jadi HUMADITY yang menjadi node akar. Ada dua nilai atribut dari HUMADITY, yaitu HIGH dan NORMAL. Dari kedua atribut, nilai atribut NORMAL adalah 1, yaitu keputusan Yes, sehingga tidak perlu perhitungan lebih lanjut, tetapi untuk HIGH masih perlu dilakukan perhitungan lagi.

Maka dapat digambarkan pohon keputusan seperti berikut:

pohon1

Menghitung jumlah kasus, jumlah kasus untuk keputusan Yes, jumlah kasus untuk keputusan No, dan Entropy dari semua kasus dan kasus yang dibagi berdasarkan atribut OUTLOOK, TEMPERATURE, dan WINDY yang dapat menjadi node akar dari nilai atribut HIGH. Kemudian lakukan perhitungan Gain untuk tiap-tiap atribut.

Kemudian lakukan perhitungan Gain untuk tiap-tiap atribut. Hasil perhitungan seperti yang terdapat pada tabel dibawah ini:



Dari hasil tabel diatas dapat diketahui bahwa atribut dengan Gain tertinggi adalah OUTLOOK, yaitu sebesar 0.7. Jadi OUTLOOK dapat menjadi node cabang dari nilai atribut HIGH. Ada tiga nilai atribut dati OUTLOOK, yaitu CLOUDY, RAINY dan SUNNY. Dari ketiga nilai atribut tersebut, nilai atribut CLOUDY adalah 1, yaitu keputusannya Yes dan nilai atribut SUNNY menjadi keputusan No, sehingga tidak perlu dilakukan perhitungan lebih lanjut, tetapi nilai atribut RAINY masih perlu dilakukan perhitungan lagi.

Pohon keputusan yang terbentuk sampai tahap ini adalah terlihat pada gambar berikut.

pohon2


Menghitung jumlah kasus, jumlah kasus untuk keputusan Yes, jumlah kasus untuk keputusan No, dan Entropy dari semua kasus dan kasus yang dibagi berdasarkan atribut TEMPERATURE dan WINDY yang dapat menjadi node cabang dari nilai atribut RAINY. Kemudian lakukan perhitungan Gain untuk tiap-tiap atribut. Hasil perhitungan seperti yang terdapat pada tabel berikut:


Dari hasil tabel

dapat diketahui bahwa atribut dengan Gain tertinggi adalah WINDY, yaitu sebesar 1. Jadi WINDY dapat menjadi node cabang dari nilai atribut RAINY. Ada dua nilai atribut dari WINDY, yaitu FALSE dan TRUE. Dari kedua nilai atribut tersebut, nilai atribut FALSE adalah 1, yaitu keputusannya Yes dan nilai atribut TRUE menjadi keputusan No, sehingga tidak perlu dilakukan perhitungan lebih lanjut untuk nilai atribut ini. Pohon keputusan yang terbentuk sampai tahap ini adalah terlihat pada gambar berikut:

pohon3

Gambar diatas merupakan gambar akhir dari proses Data Mining menggunakan algoritma C4.5 pada contoh kasus keputusan bermain tenis. Berdasarkan gambar di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa jika humadity normal maka keputusannya adalah yes, jika humadity adalah high, outlook adalah cloudy maka keputusannya adalah bermain (yes), selanjutnya jika humadity adalah high, outlook adalah rainy dan windy adalah true, maka keputusannya adalah bermain (yes). Dan jika humadity adalah high, outlook adalah rainy dan windy adalah false, maka keputusannya adalah tidak bermain (no). Terakhit jika humadity adalah high, outlook adalah no, maka keputusannya adalah tidak bermain (no).

Kategori Desain Grafis

Lima kategori dalam desain grafis

1. Printing (Percetakan)

Percetakan adalah sebuah proses industri untuk memproduksi secara massal tulisan dan gambar, terutama dengan tinta di atas kertas menggunakan sebuah mesin cetak. Dia merupakan sebuah bagian penting dalam penerbitan dan percetakan transaksi. Printing sendiri memuat memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis dalam bentuk cetak.



2. Web Desain

Web desain adalah istilah umum yang digunakan mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, (biasanya berupa hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website—sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web / server.



3. Film

Desain grafis yang berkaitan dengan industri perfilman dan TV mencakup beberapa kegiatan, antara lain, konsep visual, story board, tittle & credits, spesial effect, stage design, sampai ke materi promosi berupa spanduk, poster film, iklan dan juga materi hasil produksi berupa VCD atau DVD dari film tersebut.



4. EGD (Environmental Graphic Design), Identifikasi (Logo)

Kedua bidang (EGD dan Logo) merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.



5. Desain Produk

Desain produk bisa disebut juga sebagai Industrial Design yang merupakan bidang ilmu dalam perencanaan dan perancangan barang untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sebuah karya desain dianggap sebagai kekayaan intelektual karena merupakan hasil buah pikiran dan kreatifitas dari pendesainnya, sehingga dilindungi hak ciptanya oleh pemerintah melalui Undang-Undang No. 31 tahun 2000 tentang Desain Industri.Jangka waktu perlindungan untuk desain industri adalah 10 tahun terhitung sejak tanggal penerimaan permohonan Desain Industri ke Kantor Ditjen Hak Kekayaan Intelektual.





Sumber : https://idseducation.com/articles/lima-kategori-dalam-desain-grafis/

Definisi & Perkembangan Desain Grafis

Definisi 

Desain grafis ini berasal dari dua kata, yakni desain dan grafis. Desain adalah metode perancangan estetika yang didasari dengan kreatifitas, sedangkan grafis adalah ilmu dari perancangan titik maupun garis sehingga akan membentuk sebuah gambar yang dapat memberikan informasi serta berhubungan dengan proses pencetakan.

Desain grafis atau rancang grafis adalah proses komunikasi menggunakan elemen visual, seperti tipografi, fotografi, serta ilustrasi yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang disampaikan. Bidang ini melibatkan proses komunikasi visual dan desain komunikasi.

Desainer grafis membuat dan mengkombinasikan simbol, gambar, dan teks untuk membentuk representasi gagasan dan pesan secara visual. Desainer grafis menggunakan teknik tipografi, seni rupa, dan tata letak halaman untuk membuat komposisi visual. Penggunaan umum dari desain grafis adalah seperti desain perusahaan (logo dan merek), desain editorial (majalah, surat kabar, dan buku), desain lingkungan, periklanan, desain web, desain komunikasi, dan kemasan produk.

Perkembangan

Henry Cole menjadi salah seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di Inggris, ia meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Dia menyelenggarakan The Great Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan desain bergaya Victoria.

Dari tahun 1891 sampai 1896, Percetakan William Morris Kelmscott mempublikasikan buku karya desain grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts, dan membuat buku dengan desain yang lebih bagus dan elegan untuk dijual kepada orang-orang kaya. Morris membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain grafis. Morris juga mempelopori pemisahan desain grafis dari seni rupa. Karya –karya Morris dan karya dari pergerakan Private Press secara langsung mempengaruhi Art Nouveau, dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan desain grafis pada awal abad ke 20.

Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika.

Raffe’s Graphic Design, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama yang menggunakan istilah Desain Grafis pada judulnya

The signage in the London Underground adalah contoh desain klasik pada abad modern yang menggunakan jenis huruf yang dirancang oleh Edward Johnston pada tahun 1916.

Pada tahun 1920, Aliran konstuktivisme di Uni Soviet melihat seni yang berorientasi individu tidak ada gunanya bagi Rusia dan membuat sesuatu yang dapat diterapkan di dunia nyata. Mereka mendesain bangunan, perangkat teater, poster, kain, pakaian, perabot, logo, menu, dll.

Jan Tschichold merumuskan prinsip-prinsip dasar tipografi modern pada tahun 1928 dalam bukunya yang berjudul New Typography. Tschichold, Bauhaus,Herbert Bayer and Laszlo Moholy-Nagy, and El Lissitzky adalah tipografer yang berpengaruh besar dalam ilmu desain grafis yang kita kenal sekarang ini. Mereka mempelopori teknik produksi yang digunakan sepanjang abad ke 20. Pada tahun-tahun berikutnya desain grafis mendapat banyak pengakuan dan mulai banyak diterapkan. Pasca Perang Dunia II, kebutuhan akan desain grafis meningkat pesat, terutama untuk periklanan dan kemasan produk. Perpindahan Sekolah Bauhaus dari Jerman ke Chicago pada tahun 1937 membawa pengaruh besar pada desain di Amerika. Nama- nama yang terkenal diantaranya Adrian Frutiger(desainer jenis huruf Univers dan Frutiger), Paul Rand(yang dari akhir 1930-an sampai kematiannya pada tahun 1996 menggunakan prinsip Bauhaus dan menerapkannya padaiklan dan desain logo.

Perkembangan industi desain grafis tumbuh seiring dengan perkembangan konsumerisme. Hal ini menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang tertuang dalam First Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1964 dan diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré. Konsumerisme terus tumbuh, sehingga terus memacu pertumbuhan ilmu desain grafis. Hal ini menarik para praktisi desain grafis, beberapa diantaranya adalah: Rudy VanderLans, Erik Spiekermann, Ellen Lupton and Rick Poynor.



Sumber :  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis

2. https://serupa.id/pengertian-desain-grafis/

Jumat, 06 Desember 2019

Pengantar Teknologi Sistem Cerdas - Robotika


TUGAS SISTEM INFORMASI
ROBOTIKA
PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM
CERDAS

  
Untuk Memenuhi Syarat Tugas Pada Jurusan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Universitas Gunadarma

Oleh :



Irfan Rizki Darmawan Zulmi                            (12117978)

UNIVERSITAS GUNADARMA
2019


1.    ROBOTIKA

1.1                   Definisi Robotika

Robotika adalah satu cabang teknologi yang berhubungan dengan ayen, konstruksi, operasi, disposisi struktural, pembuatan, dan aplikasi dari robot. Robotika terkait dengan ilmu pengetahuan bidang elektronikamesinmekanika, dan perangkat lunak komputer. Pemikiran tentang pembuatan mesin yang dapat bekerja sendiri telah ada sejak Era Klasik, tetapi riset mengenai penggunaannya tidak berkembang secara berarti sampai abad ke-20. Kini, banyak robot melakukan pekerjaan yang berbahaya bagi manusia seperti menjinakkan bom, menjelajahi kapal karam, dan pertambangan.

1.2                   Sejarahh Robotika

Sejarah Robot yang berasal dari kata robota, yang mempunyai arti pekerja, dipopulerkan oleh Isaac Asimov pada tahun 1950 dalam sebuah karya fiksinya. Robot biasanya digunakan untuk tugas berat, bahaya, pekerjaan berulang dan kotor. Penggunaan lainnya termasuk pembersihan limbah beracun, penjelajahan bawah air dan luar angkasa, pertambangan, cari dan tolong, dan pencarian tambang. Belakangan ini robot mulai memasuki pasaran konsumen di bidang hiburan, penyedot debu, dan pendeteksi kebocoran gas.

Sejarah Robot itu pertama kali dikembangkan oleh Computer Aided Manufacturing-International (CAM-1), “ Robot adalah peralatan yang mampu melakukan fungsi-fungsi yang biasa dilakukan oleh manusia, atau peralatan yang mampu bekerja dengan intelegensi yang mirip dengan manusia”. Definisi kedua, dikembangkan oleh Robotics Institute of America (RIA), perkumpulan pembuat robot yang lebih menitikberatkan terhadap kemampuan nyata yang dimiliki oleh robot terhadap kemiripannya dengan manusia.

Robotika merupakan bidang dinamis yang perkembangannya sangat maju pesat. Perkembangan ini selain melibatkan komputasi, permesinan dan elektronika juga menyangkut perkembangan teknologi terapan. Penelitian dibidang terakhir ini biasanya berakar dari industri, untuk memecahkan masalah industri dengan teknologi yang ada. Misalnya adalah pengembangan perangkat lunak untuk mendapatkan algoritma baru bagi pengendalian robot, pengembangan sistem penglihatan dengan sistem resolusi yang lebih tinggi, perbaikan kemampuan sensor dan pengembangan protokol komunikasi untuk komunikasi dengan komputer dan peralatan pabrik Sehingga robot diasmsikan sebagai gabungan antara perangkat mekanik dan perangkat elektronik yang berfungsi untuk menggantikan pekerjaan manusia yang beresiko tinggi, seperti pekerjaan pada temperatur yang tinggi, zat kimia, ruang hampa udara, dan pada kondisi yang tidak mungkin dikerjakan oleh manusia.

1.3                   Konsep Dasar

àSistem Kontroler
Merupakan rangkaian elektronik yang setidak-tidaknya terdiri dari rangkaian prosesor ataupun mikrokontroler, signal conditioning untuk sensor (analog dan atau digital), dan driver untuk actuator.


àMekanik Robot
Merupakan system mekanik yang dapat terdiri dari setidak-tidaknya sebuah fungsi. Dapat berupa kaki ataupun roda.

àSensor
Merupakan perangkat atau komponen yang bertugas mendeteksi (hasil) gerakan atau fenomena lingkungan yang diperlukan oleh sistem kontroler. Dapat dibuat dari sistem yang paling sederhana seperti sensor ON/OFF menggunakan limit switch, sistem analog, sistem bus parallel, sistem bus serial, hingga sistem mata kamera.

àAktuator
Merupakan perangkat elektromekanik yang menghasilkan daya gerakan. Dapat dibuat dari sistem motor listrik, motor DC servo, motor DC stepper, ultrasonic motor, linear motor, system pneumatic (perangkat kompresi berbasis udara atau gas nitrogen), dan perangkat hidrolik (berbasis bahan cair seperti oli). Untuk meningkatkan tenaga mekanik aktuator atau torsi gerakan dapat dipasang sistem gearbox, baik sistem direct-gear (sistem lurus, sistem ohmic/worm-gear, planetary gear, dll.), spochet-chain (gir-rantai, gir-belt, ataupun system wire-roller, dll.).

àSistem Roda
Merupakan sistem mekanik yang dapat menggerakkan robot untuk berpindah posisi. Dapat terdiri dari sedikitnya sebuah roda penggerak (drive dan steer), dua roda differensial (kiri-kanan independen ataupun sistem belt seperti tank), tiga roda (synchro drive atau sisem holonomic), empat roda (Ackermann model / car like mobile robot ataupun sistem mecanum wheels) atupun lebih.

àSistem Kaki
Pada dasarnya sistem kaki adalah gerakan “roda” yang didesain sedemikian rupa hingga memiliki kemampuan gerak seperti mahluk hidup. Robot berjalan dengan sistem dua kaki atau biped robot memiliki struktur kaki seperti manusia setidak-tidaknya memiliki sendi-sendi yang mewakili pergelangan kaki, lutut, dan pinggul.

àSistem Tangan
Merupakan bagian atau anggota badan robot selain sistem roda atau kaki. Dalam konteks mobile robot, bagian tangan ini dikenal sebagai manipulator yaitu sistem gerak yang berfungsi untuk memanipulasi (memegang, mengambil, mengangkat, memindah, atau mengolah) obyek. Lengan dapat dibuat kaku / tegar (rigid) ataupun fleksibel (fleksibel manipulator). Sistem tangan memiliki bagian khusus yang disebut sebagai gripper atau grasper (pemegang).

àSistem Kontrol Robot
Kontrol adalah bagian yang amat penting dalam robotik. Sistem robotik tanpa kontrol hanya akan menjadi benda mekatronik yang mati. Dalam sistem kontrol robotik terdapat dua bagian yaitu perangkat keras elektronik dalam perangkat lunak yang berisi program kemudi dan algoritma kontrol.

1.4                Penjelasan dan Contoh Studi Kasus di Dunia Nyata

Aiko Chihira, robot pelayan toko yang langsung menjadi ikon toserba Mitsukoshi Tokyo sejak diperkenalkan pada tahun 2015 silam. Di depan pintu masuk, Aiko, yang dibuat oleh para insinyur Toshiba, tampak anggun menyapa setiap pengunjung yang datang.



Setiap pengunjung yang kurang jeli bisa “tertipu” sewaktu disapa Aiko, lantaran robot itu betul-betul menyerupai manusia. Ia berbentuk seperti perempuan, berkulit putih, dan mampu berkedip. Jadi, mungkin saja, banyak pengunjung yang “terkecoh” dan “terkejut” ketika mengetahui bahwa sosok yang sedang berbicara dengannya adalah sebuah rangkaian logam dan kabel, yang dikendalikan oleh sistem

Aiko “bekerja” di toserba itu sebagai pemandu yang membantu pengunjung yang bingung mencari barang. Dalam pelayanannya ia dapat berbicara dalam bahasa Jepang, bahasa Mandarin, dan bahkan bahasa isyarat. Jadi, enggak cuma orang jepang, orang asing dan penyandang difabel pun bisa tertolong berkat bantuan Aiko.

1.5              Daftar Isi

Jumat, 17 Mei 2019

Tugas 3 Softskill Manajemen layanan Sistem Informasi

Membangun Sistem Keamanan Jaringan pada Aplikasi Berbasis Web atau Mobile

Keamanan sebuah jaringan itu sendiri sering dipandang sebagai hasil dari beberapa macam faktor. Faktor itu bervariasi tergantung kepada bahan dasarnya, tetapi secara normal setidaknya terdapat beberapa hal yang diikutsertakan seperti 
  • Confidentiality (kerahasiaan)
  • Integrity (integritas)
  • Availability (ketersediaan)
Keamanan klasik itu tidak cukup penting dalam mencakup semua aspek dari keamanan jaringan pada masa sekarang. Hal-hal tersebut juga dapat dikombinasikan lagi oleh beberapa hal penting lainnya yang bisa membuat keamanan jaringan dapat ditingkatkan lagi dengan mengikut sertakan hal dibawah ini:
  • Nonrepudiation
  • Authenticity
  • Possession
  • Utility
1. Confidentiality (kerahasiaan)

Terdapat beberapa jenis informasi tersedia didalam sebuah jaringan. Setiap data yang berbeda pasti mempunyai grup pengguna yang berbeda pula dan data dapat dikelompokkan sehingga beberapa pembatasan kepada pengunaan data harus ditentukan. Pada umumnya data yang terdapat didalam suatu perusahaan bersifat rahasia dan tidak boleh diketahui oleh pihak ketiga yang bertujuan untuk menjaga rahasia perusahaan dan strategi perusahaan. Backdoor, contohnya seperti, melanggar sebuah kebijakan dalam perusahaan dikarenakan menyediakan akses yang tidak diinginkan kedalam sebuah jaringan perusahaan. Kerahasiaan tersebut dapat ditingkatkan dan didalam beberapa kasus pengengkripsian data atau bisa menggunakan VPN.
2. Integrity (integritas)


Jaringan yang dapat diandalkan juga berdasarkan pada fakta bahwa data yang telah tersedia apa yang sudah seharusnya. Jaringan mau tidak mau itu harus terlindungi dari serangan (attacks) yang dapat merubah data selama dalam proses persinggahan (transmit) tersebut. Man-in-the-Middle adalah jenis serangan yang dapat merubah integritas dari sebuah data yang dimana penyerang (attacker) tersebut dapat membajak “session” ataupun memanipulasi data yang telah dikirim.
3. Availability (ketersediaan).

Ketersediaan data atau layanan itu dapat dengan mudah dipantau oleh penggunanya dari bermacam layanan. Yang dimana itu ketidaktersediaan dari sebuah layanan atau service tersebut itu dapat menjadi sebuah halangan untuk sebuah perusahaan dan juga bisa berdampak lebih buruk terhadap perusahaan tersebut, seperti dalam penghentian proses produksi. Sehingga untuk semua aktifitas dalam jaringan tersebut, ketersediaan data itu sangat penting untuk sebuah system agar dapat terus berjalan ataupun berkerja dengan benar.
4. Nonrepudiation


Dalam sebuah tindakan yang dilakukan dalam sebuah system yang aman telah diawasi (logged), ini juga dapat berarti penggunaan alat (tool) untuk melakukan sebuah pengecekan system yang berfungsi sebagaimana seharusnya. Log juga tidak dapat dipisahkan dari sebuah keamanannya ataupun yang disebut system yang dimana jika terjadi sebuah penyusupan ataupun penyerangan terhadap suatu sistem maka akan sangat membantu dalam sebuah proses investigasi tersebut. Log tesebut juga mempunyai contoh seperti bagian penting dari sebuah bukti terdapat di pengadilan jika seorang cracker tersebut itu ditangkap dan juga diadili oleh yang berwajib. Untuk alasan ini yaitu “nonrepudiation” dianggap sebagai faktor penting dalam sebuah keamanan jaringan.
5. Authenticity


Sistem itu harus memastikan bahwa pihak, obyek, maupun informasi yang berkomunikasi merupakan  riil atau bukan palsu.  Adanya Tools membuktikan bahwa keaslian dokumen tersebut dapat dilakukan dengan teknologi watermarking(untuk menjaga“intellectual property”, yaitu dengan menidokumen ataupun hasil karyanya dengan “tangan”  atau pembuatnya ) dan juga digital signature. Metode authenticity  yang paling umum itu penggunaannya dengan username beserta password-nya. 

Serangan atau gangguan terhadap keamanan itu dapat dikategorikan dalam empat kategori utama, yaitu :
1.     Interruption Suatu aset merupakan suatu sistem diserang sehingga menjadi tidak dapat digunakan oleh penggunanya atau yang berwenang.
Contohnya seperti perusakan ataupun modifikasi terhadap saluran jaringan.

2.     Interception Suatu pihak merupakan yang tidak berwenang terhadap akses pada suatu aset. Pihak yang dimaksud adalah bisa berupa orang, program, ataupun sistem.
Contohnya seperti penyadapan terhadap data dalam sebuah jaringan.

3.     Modification Suatu pihak merupakan tidak berwenang yang dapat melakukan perubahan terhadap suatu aset atau sistem.
Contohnya  seperti perubahan nilai pada sebuah file data, dan memodifikasi program tersebut sehingga berjalan yang tidak semestinya, dan juga memodifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam sebuah jaringan.

4.     Fabrication Suatu pihak merupakan yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sebuah sistem.
Contohnya seperti pengiriman sebuah pesan palsu kepada orang lain.




10 Cara Menjaga Keamanan Sistem 
Setiap jaman teknologi pasti terus berkembang. Dengan perkembangannya teknologi tersebut akan memperoleh banyak keuntungan yang didapatkan oleh manusia. Contohnya seperti, bisa membantu mempercepat dalam pekerjaan manusia,bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas juga  layanan, bisa mempermudah dalam proses transaksi keuangan, dan juga lainnya. Tidak hanya dapat dilihat dari segi keuntungannya saja, tetapi bisa dalam segi keamanan teknologi itu sendiri juga harus diperhatikan. Dalam mendukung hal tersebut, kalian harus mengetahui 10 cara agar Keamanan sistem kalian itu terjaga, contohnya sebagai berikut:
1. Protect with passwords
Banyak pula serangan cyber yang berhasil dalam meretas karena sebuah kata sandi atau password yang lemah. Semua itu bisa diakses ke jaringan maupun data, dan sangat sensitif dan jugaharus dijaga dengan nama pengguna dan juga kata kunci yang unik tersebut. Jadi kata sandi yang kuat itu berisi angka, huruf dan juga simbol. Sangat disarankan untuk setiap pengguna itu menggunakan kata sandi yang unik.
2. Design safe systems
Membatasi dalam mengakses ke infrastruktur teknologi anda untuk mencegah mudahnya peretasan dan juga pencurian sistem anda. Hilangkan akses yang menurut anda itu tidak perlu ke hardware maupun software anda, dan juga batasi hak akses pengguna hanya untuk peralatan anda dan program yang anda dibutuhkan saja. Memungkinkan jika anda gunakan juga alamat email, login, server dan juga nama domain yang unik bagi setiap pengguna, kelompok kerja maupun departemen.
3. Conduct screening and background checks
Melakukan pemeriksaan latar belakang kepada karyawan itu sangat diperlukan. Sama halnya seperti meneliti kredibilitas mereka juga. Pada awal periode percobaan, akses terhadap data sensitif mereka atau jaringan yang sangat mencurigakan yang dilakukan oleh karyawan anda itu harus dilarang dan juga harus dibatasi, agar sistem anda akan menjadi aman.
4. Provide basic training
Pelanggaran keamanan sudah tak terhitung jumlahnya itu rentan terjadi sebagai karena kesalahan dan juga kecerobohan manusia. Anda sangat bisa dapat membantu dengan membangun sebuah budaya perusahaan yang bisa menekankan pada keamanan komputer dengan melalui program pelatihan yang memperingatkan besarnya risiko kepada penggunap dalam penggunaan kata sandi, jaringan, program dan juga perangkat yang ceroboh.
5. Avoid unknown email attachements
Jangan sekali - kali pernah mengklik lampiran email atau link yang anda tidak dikenal, yang kemungkinan bisa berisi sebuah virus komputer. Sebelum membukanya, anda perlu hubungi pengirim untuk mengkonfirmasi bahwa isi pesan terbebas dari virus. Jika Anda tidak mengenal pengirim tersebut, maka baiknya anda harus menghapus pesan, memblokir akun pengirim tersebut yang tidak dikenal, dan juga memperingatkan orang lain agar tidak mengklik link tersebut.
6. Hang up and call back
Jika Anda itu menerima sebuah panggilan dari orang yang anda tidak dikenal yang tiba-tiba ingin memberikan sebuah hadiah dan juga berpura-pura hadiah itu diberikan oleh perwakilan dari bank ataupun mitra lainnya, segera akhiri panggilan tersebut yang tidak dikenal. Kemudian hubungi langsung ke kontak organisasi tersebut, atau salah satunya dengan menghubungi nomor call centernya untuk mengkonfirmasi bahwa panggilan yang anda terima tersebut sah atau tidak.
7. Think before clicking
Dalam menghindari penipuan yang biasanya terjadi melalui email yang meminta informasi sebuah nama pengguna, dan juga kata sandi atau informasi pribadi, Anda harus mempikirkannya kembali agar anda tidak terdorong ke sebuah situs web palsu tersebut yang bisa mendorong calon korban untuk memasukkan data mereka sendiri.
8. Use a virus scanner, and you must keep all software up-to-date
Baik anda bekerja di rumah ataupun di kantor, maka disarankan untuk menginstal sebuah antivirus pada PC atau komputer anda. Banyak juga penyedia jaringan sekarang itu menawarkan sebuah aplikasi antivirus secara gratis jika anda memasang jaringan tersebut. Di samping itu, perangkat lunak anda pun agar terus up-to-date juga agar mampu mencegah virus masuk dan membuat sebuah lock keamanan agar sistem anda terjaga.
9. Keep sensitive data out of the cloud
Cloud computing itu menawarkan banyak sekali manfaat dan juga penghematan biaya kepada bisnis anda. Namun layanan tersebut juga dapat menimbulkan sebuah ancaman tambahan karena data yang ditempatkan di server jarak jauh yang dioperasikan oleh pihak ketiga tersebut mungkin memiliki sebuah masalah keamanan tersendiri.
10. Stay paranoid

Rusak ataupun robek termasuk dokumen nama perusahaan anda, alamat anda dan juga informasi lainnya, termasuk logo vendor dan bank perusahaan yang sedang ingin berurusan dengan anda. Juga jangan pernah meninggalkan laporan yang bersifat penting dan juga sensitif di meja Anda karena jika salah satu diretas data penting tersebut maka akan membahayan perusahaan anda. Ubahlah juga kata sandi anda secara teratur dan sering, terutama jika anda itu membaginya dengan rekan kerja anda. Hal ini sangat dipentingkan bahwa anda harus lakukan, untuk menjaga keamanan sistem anda itu terjaga.