Jika mendengar kata "Teknologi", pasti yang ada dipikiran anda seperti aplikasi, gadget, maupun software. Selain dari itu ternyata ada Inovasi Teknologi dibidang lain, seperti Bidang Pertanian yang teknologi-nya sudah mulai berkembang dan inovasi - inovasi baru.
![]() |
| Perkembangan dibidang Pertanian |
Perkembangan Bukan Hanya di Komunikasi saja, Bidang Pertanian-pun Tidak Kalah Maju dalam Perkembangan Teknologi-nya
Sama seperti Bidang Komunikasi, Bidang Pertanian perkembangan teknologinya juga tidak kalah canggihnya. Jaman sekarang banyak sekali penemuan - penemuan yang meningkatkan kualitas pertanian di Indonesia. Coba bayangkan jika dalam bidang pertanian tidak ada perubahan yang signifikan, pastinya kualitas produk itu akan mengalami penurunan atau terhenti ditengah jalan.
Terlebih lagi Indonesia adalah negara makmur yang memiliki banyak sumber daya alamnya, jadi dalam bidang pertanian juga harus didukung dalam teknologinya. Di Indonesia yang memiliki daerah tropis yang mendukung dalam sektor pertanian, sehingga banyak negara asing yang melirik untuk memiliki lahan pertanian di Indonesia.
Bidang Pertanian itu adalah bidang yang sangat dibutuhkan oleh siapapun. Karena dalam bidang tersebut akan menghasilkan sandang,
pangan, dan papan untuk kehidungan sehari-hari. Manusia tidak akan bisa
bertahan tanpa adanya ‘pangan’. Dalam memperoleh "pangan", tentu kita harus
membutuhkan sebuah pertanian yang menghasilkan beras.
Lalu contohnya seperti apa sih perkembangan teknologi dalam bidang pertanian
itu? Teknologi adalah sebauh ilmu yang berhubungan dengan peningkatakan
keterampilan dalam bidang industri. Jika kita terapkan di dalam bidang pertanian,
maka pengertiannya adalah sebuah cara untuk meningkatkan usaha
dan penghasilan tani. Misalnya dalam proses pemilihan benih unggul, bagaimana menebar benih ataupun meletakkan benih pada tempat yang tepat, melakukan proses
pemeliharannya, hingga proses dalam memanennya.
Di luar komponen tersebut, perkembangan dibidang pertanian juga bisa dilihat
dari jenis obat-obatan yang digunakan, jenis pupuk apa saja
yang baik dipakai, hingga pestisidanya-pun harus diteliti. Tentu saja beberapa komponen tersebut
tidak bisa atau dapat dilakukan dengan asal-asalan, peran petani dan juga teknologi yang
harus saling bersatu dan juga berkerja sama untuk menghasilkan panen yang maksimal.
Banyak yang beranggapan bahwa teknologi itu telah merampas semua
pekerjaan dari petani, karena dengan sebuah teknologi itu akan dapat dilakukan
dengan cara mudah dan waktu yang sangat singkat di banding masih menggunakan
atau memanfaatkan SDM (Sumber Daya Manusia) yaitu petani. Padahal kenyataannya, teknologi itu tidak akan
bekerja dengan baik jika pertani tidak kerjasama yang baik.
Teknologi itu bukan robot, jadi teknologi harus membutuhkan peran petani untuk
melakukannya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar